Khamis, 29 Mei 2014

Penyesalan seorang cucu

Dahulu , waktu ku kecil , ibu dan ayahku bekerja untuk mencari nafkah keluarga kami , dan saat itu juga hari hari ku dihabiskan bersama nenekku tercinta , ya dia nenekku , nenek yang menyayangiku sedari aku kecil .. 
walaupun aku nakaal sekali tapi nenek membimbingku dengan penuh kasih sayang , dan hampir kasih sayangnya mirip kasih sayang dari ibuku sendiri 


Saat itu Umurku masih 12 tahun .. ya bisa dibilang menginjak dewasa .. 
saat itu nenekku sakit , badannya dingiiiiin sekali 
dia tidak mau dibawa ke dokter atau rumah sakit 
tapi dengan sedikit paksaan , akhirnya nenek mau di bawa ke rumah sakit 
sampai dirumah sakit dokter membawa nenek menuju ruang ICU .. 
nenek bukan hanya sakit biasa !! 
dia sakit parah . kaki nya membengkak , badannya dingin dan mulai membiru 


nenek ku masih diruang ICU pada saat itu orang yang menjenguk saja minim 1 orang 
 dan saat itu waktunya tante menjenguk 
lalu nenekku bertanya " Mengapa aku disini berhari hari ? aku sakit apa ??" 
dan tanteku hanya menjawab "Ibu tidak apa apa , bentar lagi juga ibu sembuh asal ibu kuat, ya .. terus berdo'a sama Allah , mohon sama Allah agar ibu cepat sembuh :) " 



Keluar dari ruang ICU tanteku menangis tak tertahankan .. 
semua yang ada diruangan itu menangis seakan tahu apa yang terjadi pada nenekku 
tetapi semua merahasiakan penyakitnya demi kebaikan nenek , karena nenek adalah tipe orang yang pemikir atau banyak pikiran ... 


Esok harinya 
aku , ibuku dan adikku membesuk nenek di rumah sakit .. 
aku tak tega melihat nenek seperti itu ,,... 
rasa tangisku kini tak tertahankan 
seakan ingin teriak didepan semua orang 
tidak peduli rumah sakit atau apa !! 


aku tak tega , aku ga kuat melihat nenekku lemah tak berdaya dipenuhi oleh jarum jarum infus dan oksigen 
jadi teringat waktu dulu 

saat saat menyenangkan bersama nenek ku tercinta yang kusayanag 
yang selalu membela ku disaat ku butuh 
 kini .. 
bernafas saja dengan bantuan oksigen 
makanan nya saja lewat infus 
dia sudah tidak bisa berbuat apa apa 

badannya semakin kurus 
hanya tinggal tulang dan kulit .. 



Dan waktu begitu cepat 
tepat pukul 02.00 
sebelum adzan ashar berkumandang 

Tuhan mengambil nyawa nenekku 
isak tangis semua keluarga tak bisa ditahan 

tangis yang selama ini dipendam 
pecah sudah .. 

dan saat jasad nenek ku dibawa pulang ke rumah ku .
itulah saat terakhir kali aku melihatnya .. 
terbujur kaku , kulitnya dingin seperti es .. 
dia pucat sekali .. 


Sudah tak terhitung berapa banyak tissu yang aku habiskan ,, .
sahabatku juga menangisi kematian nya 
semua orang berdatangan melihat jasad nenekku ,.. 

aku membacakan surat Yasiin tepat di samping jasad nenek ku 
ku tatap dia .. 
dia tak bangun 
walaupun ku tahu dia pasti masih hidup 
aku hanya bermimpi !! 


aku terus menangis selama berhari hari 
setiap hari kudoakan dia agar ia tenang di sana 
kuyakin dia pasti masuk surga 
ku berdoa pada tuhan "Tuhan , masukkanlah ia ke surgamu tuhan ..
agar ia tenang , " 
dan dari saat itulah aku sering bertemu nenek 
di alam mimpi atau pun di alam nyata ,,... 


selamat tinggal nenek .. 
Tuhan selalu menyertaimu 
semoga kau tenang disana 

Salam dari Cucu mu tercinta .. 


Tiada ulasan:

Catat Ulasan