Ahad, 8 Jun 2014

Kuntilanak


  1. Hinggap dari satu tempat ke tempat lain , aku sering dianggap mengganggu oleh masyarakat atau manusia ..
  • memang aku makhluk tak kasat mata , dan mungkin kalian menganggap semua kuntilanak itu menyeramkan , ya itulah yang kurasakan sekarang 


  sering dicemooh orang lain , dianggap makhluk yang tak berguna karena sudah tidak bernafas dan bisa mengganggu orang lain
 aku tak bermaksud seperti itu ...
aku tidak mengganggu kalian , aku hanya ingat waktu dulu ,. saat aku masih hidup ..
 mempunyai sejuta impian yang mungkin sekarang musnah sudah ..
perempuan cantik ? ya dulu aku cantik sekali ..
aku juga mempunyai seorang pendamping yang cukup tampan dan mapan tapi menjalankan hidup dengan mempunyai seorang pendamping tak mudah seperti yang pernah ku bayangkan sebelumnya ..
 akhirnya .aku menikah dengannya
selang beberapa bulan aku merasakan ada yang hidup di dalam, perutku , bergerak
 ya , tak lain dan tak bukan bayiku
aku hamil , menurutku itu adalah anugerah terindah sepanjang hidupku , aku akan menjadi seorang ibu
 sekarang kehamilan ku sudah 8 bulan , perutku membesar ,
saat itu suamiku sedang pergi bekerja untuk menafkahi kami ..
 tapi aku menyesal , orang yang kuanggap sebagai suami sekaligus ayah yang baik nantinya , dia sudah menodai pernikahan kami ..
dia membawa perempuan lain ke dalam rumah kami , dan aku dicampakkan begitu saja !!
sakit ya tuhan !!!
pada
tega sekali dia , disaat aku hamil ..
bisa bisanya dia membawa perempuan lain
 laki2 yang kuanggap sebagai suami .., dia melakukan hal yang tak kuinginkan , dia melakukan kekerasan padaku
 disaat ku hamil besar

 dipukul , di tampar beberapa kali hanya karena ingin menceraikan ku demi perempuan itu ..

aku tidak mau , aku tidak mau cerai darinya
 jika aku cerai darinya
anakku tidak akan mempunyai ayah dan masa depannya bagaimana ??

hampir setiap hari aku di tampar , dipukul dan tak diperhatikan

 hingga pada puncaknya , aku tidak kuat menahan semua ini
 beban hidup yang berat
hingga aku memutuskan untuk membunuh diriku sendiri

kuambil pisau di dapur
 sambil menitihkan air mata aku berbicara pada anakku "Maafkan ibu nak , semua ini ibu lakukan karena kelakuan ayahmu , jika kamu ikut meninggal nantinya , ibu akan doakan kamu masuk ke dalam surga , "

itu adalah kata kata terakhir dariku
dan aku mulai menyayat tanganku secara perlahan , dan aku mulai melihat darah menyembur dari dalam tanganku , hingga aku meninggal karena kehabisan darah dan semua menjadi Suram , gelap dan kemudian Hitam

sejak saat itulah aku menjadi arwah yang tidak bisa tenang sampai sekarang , itulah alasannya kenapa aku sering mendekati manusia , dan paling banyak perempuan atau ibu hamil ,
 bukan karena aku ingin mengambil bayinya , tapi aku ingin merasakan bagaimana proses melahirkan , hingga mempunyai anak , aku ikut tersenyum saat kulihat seorang ibu melahirkan anaknya

Jadi , Tidak semua kuntilanak yang menyeramkan berniat jahat
 sebagian dari mereka hanya ingin merasakan bagaimana menjadi seorang ibu

  1.  menjadi manusia yang sempurna bagi keluarga nya

Tiada ulasan:

Catat Ulasan